Mencatat ala-ala

by | Jan 1, 2018 | Akal-akalan | 0 comments

Rata-rata pelajar mencatat sekitar satu kata per tiga detik sedangkan pengajar berbicara di depan kelas sekitar dua sampai tiga kata per detik. Secara umum apabila kita ingin mengikuti dan menulis apa yang pengajar bicarakan maka kita sebagai pelajar pasti ketinggalan. Tentu ini sangat menyebalkan, bagi saya kondisi
seperti ini membuat situasi belajar didalam kelas sangat tidak nyaman. Dan nanti imbas nya males ikut kelas, nilai jelek, di kelas pusing di luar kelas juga puyeng.
Rata-rata pelajar mencatat sekitar satu kata per tiga detik

Kita tahu mencatat itu penting, tapi seberapa penting?. Michael Howe seorang psikolog, menurut penelitian Howe seminggu setelah materi diajarkan orang yg mencatat 7 kali bisa lebih ingat dari pada mereka yg tidak mencatat.

Sebagian kita tidak mahir mengambil catatan yang baik dan efisien. Tidak efisien karena kita hanya seperti audio recorder, belajar di kelas pun tidak maksimal. Sebagian kita menjadi robot, mencatat apa yang di diktekan. Mengambil catatan harusnya menjadi media belajar kita, mempelajari konsep yang pengajar berikan.

Dan pastinya cara yang disuguhkan dalam tulisan ini pun mungkin hanya perspektif beberapa orang saja, tentu masing-masing pembaca mempunyai pengalaman mengambil catatan yang lebih baik sebelum membaca tulisan ini. Sesuai pepatah bisa karena telah biasa.

1. Jangan menulis fakta, tulislah kesimpulan. Dengarkan lalu simpulkan, jangan takut ketinggalan, jangan takut untuk tidak mencatat semua yg dibicarakan pengajar. Dengarkan pengajar dan coba untuk mengerti apa yang beliau ajar.
Tips pertama bisa dilakukan dengan mencatat “Tanya,jawab”. Contoh, Tanya: apa tema besar cerita Malin Kundang? Jawab: anak yang durhaka kepada orang tua. Dari contoh ini kita mencatat poin penting tanpa melupakan fakta seperti kenapa dia duhaka? Karena malu ke istrinya, apa akibat durhaka? Menjadi batu dll.
2. coba gunakan pena berwarna. Definisi dengan pena merah, pertanyaan hijau, kesimpulan biru misal. Atau kamu bisa memilih warna kesukaan kamu. Memakai stabilo (setelah saya lihat di Google terjemahan arti Highlighter ternyata stabilo), bisa menjadi pilihan yang bagus selain pena warna.
Tips terakhir. Ulangi. Minimal luangkan waktu 10 menit untuk mengulang catatan, atau sharing/diskusi ke teman sekelas kita, memahami teman yang belum paham juga bisa jadi pilihan.